Tenggelamnya Kapal Penyebrangan, PMII KKR: Ini Tugas Pemkab Kubu Raya Kedepan | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

Tenggelamnya Kapal Penyebrangan, PMII KKR: Ini Tugas Pemkab Kubu Raya Kedepan

PMII NEWS Online
22 Juni 2019
Foto: Abdul Adim, Ketua Cabang PMII Kabupaten Kubu Raya
PMII NEWS Online - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Kubu Raya, menyampaikan duka yang sangat dalam atas tenggelamnya kapal penyeberangan di Sungai Asam, Jumat (21/06/2019) kemarin. Peristiwa tersebut terjadi sekitar jam 10:30 WIB siang hari, dan membawa 17 menumpang, diantaranya 13 orang dewasa, 3 balita, 1 orang nahkoda kapal, 7 unit motor darat, dan 1 balita dinyatakan hilang.

Ketua Umum PC PMII Kabupaten Kubu Raya (KKR) sahabat Abdul Adim, menyampaikan turut berduka cita atas kejadian tersebut, dan semoga korban yang menghilang cepat ditemukan.

"Saya pribadi menyampaikan duka yang sangat dalam, rasa prihatin dengan kondisi penyeberangan yang ada di pesisir daerah Kabupaten Kubu Raya, yang jumlahnya ratusan, namun hingga saat ini belom ada kepedulian dari pemkab dan dinas terkait, sehingga insiden seperti di Sungau Asam ini bisa saja terjadi lagi, dan akan menelan korban jiwa lagi," ujar Adim.

Abdul Adim meminta kepada pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk memperhatikan kondisi penyeberangan yang ada di seluruh Kubu Raya, terlebih kejadian di Sungai Asam hanya karena ombak kecil dari speedboot yang lewat didekat kapal yang telah tenggelam tersebut.

Baca juga: Video Detik-detik Kapal Motor Air Tenggelam di Kubu Raya

Hal ini menandakan bahwa ada masalah dengan kelayakan pakai kapal tersebut, dan juga kelengkapan alat keamanan berlaut juga tidak ditemukan dalam kapal yang telah hilang tersebut.

"Itu harus menjadi tugas kedepannya bagi pemkab KKR dan dinas terkait agar kejadian yang sama tidak akan terulang lagi dikemudian hari," tambah Adim kepada media

Kapal motor air masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat pesisir KKR baik untuk menyeberang dari desa satu ke desa yang lain serta untuk memasukan barang-barang logistik dari pasar ke desa-desa pesisir KKR, masih menggunakan kapal air, dan sudah seharusnya pemkab KKR dan dinas terkait memikirkan nasib mereka agar sewaktu-waktu tidak ada lagi kejadian-kejadian tenggelamnya kapal air di KKR.

"PC PMII Kubu Raya juga siap menurunkan kadernya dalam rangka membantu pemkab KKR dan dinas terkait apabila nantinya dibutuhkan," ungkap Adim.