PMII Malang, Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Kisruh atas Keputusan MK | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

PMII Malang, Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Kisruh atas Keputusan MK

PMII NEWS Online
23 Juni 2019
Foto: Muhammad Ruji, SH., (pegang mikrofon) Ketua Umum PMII Kabupaten Malang, saat sambutan acara Halal Bi Halal kader dan alumni PMII.
PMII NEWS Online - Sidang PHPU Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) telah selesai, dan akan diumumkan pada tanggal 28 Juni 2019 nanti.

Proses yang sudah berjalan dengan baik itu mendapat tanggapan positif dari seluruh kalangan karena proses sidang tersebut dapat diikuti dan disaksikan secara langsung oleh seluruh rakyat Indonesia.

Belakangan muncul ajakan penolakan terhadap hasil MK tersebut, yang dimunculkan oleh kelompok-kelompok tertentu.

Menanggapi hal tersebut, di tengah pelaksanaan Halal Bi Halal kader PMII Kabupaten Malang, di gedung NU Kabupaten Malang, Minggu (23/06/2019), Ketua Cabang PMII Kabupaten Malang, Muhamad Ruji, SH., mengajak kepada seluruh kader PMII khususnya yang ada di Kabupaten Malang dan umumnya masyarakat Kabupaten Malang untuk tidak ikut-ikutan terhadap ajakan tersebut.

Muhamad Ruji, menyampaikan bahwa proses pemilu telah berjalan dengan baik,  seluruh proses telah dilalui hingga ke MK.

"Prosesnya sudah berjalan dengan baik, bahkan sampai ke MK, maka tidak ada lagi yang harus dipersoalkan," ujarnya

Ruji, mengatakan bahwa proses sidang sudah berjalan dengan terbuka.

"Prosesnya terbuka, sidang di MK bisa diikuti oleh seluruh rakyat, kita tunggu saja hasilnya," jelasnya.

Ruji, menghimbau kepada seluruh kader PMII Kabupaten Malang dan seluruh masyarakat Kabupaten untuk tenang dan tidak terpancing dengan ajakan dan isu yang belum tentu kebenaranya.

"Saya himbau krpada seluruh kader PMII dan masyarakat untuk tenang, tidak terpancing ajakan untuk demo atau melakukan penolakan terhadap hasil PHPU di MK, kita serahkan sepenuhnya kepada MK," ujarnya

Ruji menambahkan, bahwa pemilu telah usai, proses di MK juga sudah selesai, dia mengajak untuk menjaga kondusivitas daerah.

"Pemilu sudah selesai, mari kita jaga kondusivitas daerah agar tetap aman dan damai," katanya

Menurutnya, biarlah seluruh proses itu diselesaikan berdasarkan hukum yang ada.

"Mari, kita serahkan proses politik saat ini kepada mekanisme hukum yang ada di Indonesia," terangnya

Dalam kesempatan itu, dia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas yang ada di Kabupaten Malang.

"Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Malang untuk tetap damai dan kondusif," pungkasnya.
Pewarta : Editor :
Kaderizen AamNh7