Pegiat Pertanian Sesalkan Gagalnya Bantuan Alat Pertanian oleh Pemkab Jember | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

Pegiat Pertanian Sesalkan Gagalnya Bantuan Alat Pertanian oleh Pemkab Jember

Nh7
12 Juni 2019
Foto: Pemuda Pegiat Pertanian Sesalkan Gagalnya Bantuan Alat Pertanian oleh Pemkab Jember
PMII NEWS Online - Berita penolakan penerimaan pengadaan bantuan hibah APBD provinsi di bidang kegiatan prasarana dan sarana pertanian pemerintah provinsi Jawa Timur oleh pemkab Jember disesalkan oleh banyak pihak utamanya oleh 13 kelompok tani yang seharusnya telah mendapat realisasi alat-alat pertanian yang dialokasikan tersebut.

Ironisnya, karena antara dinas pertanian kabupaten Jember dan pucuk pimpinan Pemkab Jember seperti lempar tanggung jawab atas kemelut ini, di tengah wacana Jember sebagai lumbung pertanian Jawa timur dan nasional justru terjadi blunder penggagalan sepihak atas bantuan berupa

1 transplanter, 4 handtraktor, 4 pompa air, dan 4 cultivator yang sejatinya akan diberikan kepada kurang lebih 13 kelompok tani di kabupaten Jember sebagaimana dicantumkan dalam surat dinas pertanian dan ketahanan pangan Jawa Timur
Foto: Data Dinas Pertanian Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Menanggapi hal tersebut salah satu aktivis pegiat pertanian jember Anas Mahfud menyesalkan terjadinya penolakan sepihak oleh pemkab Jember itu.

"Kami yang sehari-hari melakukan aktivitas dan kampanye pertanian di kabupaten Jember sangat terkejut dengan beredarnya surat tersebut, kejadian ini seolah-olah merupakan tamparan keras bagi petani di tengah gencarnya kampanye kabupaten Jember sebagai lumbung pertanian Jawa Timur kenapa harus ada pembatalan alat bantu pertanian," ucap Anas pada awak media, Rabu (12/06/19).

"Total ada 13 desa dari kurang lebih 9 kecamatan kelompok tani yang urung mendapatkan bantuan tersebut dikarenakan blunder Pemkab Jember, mulai dari jelbuk, Ambulu, Ledokombo, Kalisat, Wuluhan, Rambipuji, Bangsalsari, balung, dan sukorambi" tambahnya

Permasalahan ini semakin menambah pelik, carut marut pemerintahan Jember selain sekian permasalahan lain yang kian menumpuk

"Jika pun harus terpaksa batal mendapatkan alat bantu pertanian itu, Pemkab Jember harus memikirkan apa solusi terbaik setelah ini, karena bantuan berupa 1 transplanter, 4 handtraktor, 4 pompa air, dan 4 cultivator itu sangat krusial bagi kebutuhan pertanian.

Ia juga menyarakan, setidaknya dinas Pertanian kabupaten Jember dan bupati bisa memecahkan solusi memberikan ganti dalam bentuk bantuan yang sama atau mengumpulkan 13 kelompok tani itu untuk berembuk bersama tentang win-win solution terbaik.

"Jangan menambah luka dengan meninggalkan 13 kelompok petani ini begitu saja, itu sama dengan sudah jatuh tertimba tangga pula" tutup pemuda yang telah 7 tahun bergelut di dunia benih lokal dan ketahanan pangan tersebut.

Pewarta : Editor :
Kaderizen AamNh7