PMII Bondowoso Tolak Bangunan Pabrik PT Indah Karya Plywood di Kawasan Cagar Budaya | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

PMII Bondowoso Tolak Bangunan Pabrik PT Indah Karya Plywood di Kawasan Cagar Budaya

PMII NEWS Online
19 Mei 2019
Foto: PMII Bondowoso saat jumpa pers tolak bangunan pabrik PT Indah Karya Plywood di kawasan cagar budaya di Sekretariat PMII Bondowoso

PMII NEWS Online - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islan Indonesia (PC PMII) Bondowoso sebagai organisasi kemahasiswaan mulai menyoroti persoalan pembangunan PT Indah Karya Plyawood sebagai BUMN yang bergerak di bidang pengolahan bahan triplek.

Sebagai respon cepat PC PMII Bondowoso yang juga di dampingi Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur melakukan jumpa pers (19/05/19) secara terbuka untuk menegaskan penolakan pembangunan pabrik yang berada di atas kawasan Cagar Budaya pekauman.

Turut ikut serta jumpa pers perwakilan kader PMII se Bondowoso, para tim solidaritas dari Relawan Muda Bondowoso, GUSDURian Bondowoso, Bondowoso Tempoe doeloe, ForBanyuwangi, FNKSDA Banyuwangi, FNKSDA Jember, dan elemen solidaritas lainnya.

Di sekretariat PC PMII Bondowoso Fathor Rozi sebagai ketua umum menyampaikan "Kami tidak sendiri tapi menggandeng segenap komunitas dan organisasi akan berupa mencegah pembangunan dan melestarikan warisan megalitik ini," tegasnya.

Dalam fyer yang disebar secara resmi terdapat beberapa jejaring solidaritas yang juga ikut menolak pembangunan pabrik yang berdiri di atas kawasan cagar budaya.

Jejaring solidaritas antara lain; Bondowoso Tempoe Doeloe, GUSDURian Bondowoso, Relawan Muda Bondodowoso, ForBanyuwangi, LSM Wira Bumi Situbondo, FNKSDA Banyuwangi, dan Solidaritas Pergerakan Untuk Reforma Agraria (SPORA) perwakilan Banyuwangi.

PKC PMII JATIM memberikan apresiasi besar atas ikhtiar PMII Bondowoso berjuang mengawal lingkungan hidup.

Menurut Usman perwakilan PKC PMII Jatim. "Perjuangan sahabat PMII Bondowoso adalah ikhtiar menyelamatkan lingkungan hidup dari keterancaman pengrusakan identitas budaya lokal masyarakat Bondowosa terlebih masyarakat pekauman," jelasnya.

Usman juga meminta kabupaten untuk segera merespon tututan PMII Bondowoso.

"Kami akan mengabarkan kepada PMII diseluruh cabang jawa timur bahwa ada pengrusakan dan upaya penghapusan cagar budaya di bondowoso, serta ikut dalam upaya mensukseskan perjuangan PMII Bondowoso," paparnya.

Mereka punya optimisme tinggi pada pemerintah Bondowoso untuk menindak tegas perusahaan dan melindungi Cagar Budaya di Bondowoso.

Menurut Afifi dari komunitas Bondowoso tempoe doeloe banyak temuan-temuan pelanggaran lapangan yang mengarah pada kesengajaan.

"Pihak perusahaan adalah BUMN yang anak usahanya juga berdiri di kawasan sekitar cagar budaya, artinya mereka tahu bahwa itu adalah cagar budaya tapi tetap saja mereka memaksa membangun pabrik dan menabrak UU No. 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya," ungkapnya setelah acara selesai.
Pewarta : Editor :
Vidi AamNh7