Pabrik Triplek PT Indah Karya Plywood Melanggar Aturan, PMII Bondowoso Aksi Depan Pemkab | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

Pabrik Triplek PT Indah Karya Plywood Melanggar Aturan, PMII Bondowoso Aksi Depan Pemkab

PMII NEWS Online
21 Mei 2019
Foto: Puluhan Massa Aksi dari Aktivis PMII Bondowoso berkumpul di depan kantor Pemkab sambil berorasi menyampaikan tuntutannya
PMII NEWS Online - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bondowoso menolak pembangunan pabrik triplek yang dilakukan oleh PT. Indah Karya Plywood dikawasan Cagar Budaya Batu Meghalit di pekauman, Bondowoso. Selasa (21/05/2019)

PC PMII Bondowoso sejak pagi pukul 09.00 WIB melakukan aksi di depan kantor PEMKAB Bondowoso, dengan jumlah massa aksi 50 orang, diantaranya, pengurus, anggota, dan kader PMII, serta sebagian pemuda dan warga Bondowoso.

Mereka (PC PMII Bondowososo) monolak atas pembangunan Pabrik Triplek yang dilakukan oleh PT. Indah Karya Plywood di atas kawasan Cagar Budaya Batu Meghalit yang berada di Pekauman, Grujugan, Bondowoso itu.

Dalam Aksinya, PC PMII Bondowoso, mempunyai empat tuntutan yang di suarakan diantaranya: Pertama, meminta dinas terkait untuk mengkaji ulang aktivitas PT. Indah Karya Plywood, sudah sesuai atau tidak dengan segenap regulasi dan aturan yang menetapkan bahwa kawasan tersebut adalah, kawasan peruntukan Cagar Budaya.

Kedua, apabila PT. Indah karya Plywood tetap melakukan aktifitas industri tanpa mengindahkan aturan serta regulasi yang telag ditetapkan. Maka Dinas Perizinan dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Bondowoso harus mengambil langkah tegas.

Ketiga, meminta pemerintah Kebupaten Bondowoso, untuk merevitalisasi kawasan Cagar Budaya di Kabupaten Bondowoso. Agar tidak terjadi lagi pembangunan pabrik dan semua jenis industrialisasi di atas kawasan Cagar Budaya.

Keempat, apabila sengkarut pengrusakan Situs Cagar Budaya ini tidak menemukan titik temu dan pabrik PT. Indah Karya Plywood masih tetap pada pendirian dan melakukan produksi dengan melabrak aturan yang ada. Maka kami meminta bupati untuk segera besikap tegas.

Menurut Abdullah Basyir selaku Koordinator Lapangan (KORLAP) tersebut menegaskan bahwa Pemerintah harus mengkaji ulang terkait  keberadaan PT Indah Karya Plywood, apakah sudah sesuai aturan atau tidak dengan peraturan.

"Kami Aksi ini untuk Menekan Pemerintah Agar mengkaji ulang keberadaan PT Indah Karya Plywood tersebut. Sudah sesuai atau tidak dengan aturan yang berlaku," kata Abdullah Basyir selaku KORLAP aksi tersebut.

Ketua Cabang PMII bondowoso, Fathor Rozi juga menegaskan bahwa tujuan aksi mereka, tidak lain untuk menekan pemerintah selaku pemangku kebijakan, untuk bersikap tegas terhadap pelanggaaran yang dilakukan oleh PT. Indah Karya Plywood. Karena jika tidak, mereka akan melakukan aksi yang lebih besar.

Baca juga:
PMII Bondowoso Tolak Bangunan Pabrik PT Indah Karya Plywood di Kawasan Cagar Budaya

"Aksi ini dilakukan untuk menekan pemerintah selaku pemegang kebijakan, untuk bersama-sama masyarakat besikap tegas menindak pelanggarang yg dilakukan oleh PT Indah Karya Plywood," jelasnya.

Ia menambahakan, sesuai kajian aksi PMII Bondowoso beberapa hari ini terkait pembangunan pabrik triplek itu jelas melanggar peraturan yang ada.

"Jika pemerintah masih tiidak bersikap tegas menganai pelanggaran yang telah dilakukan PT. Indah Karya Plywood, maka kami atas nama PC PMII Bondowoso akan melakukan aksi yang lebih besar dari pada hari ini," tegas Ketua Cabang PMII bondowoso itu.
Pewarta : Editor :
A Rizal AamNh7