PMII JATIM: KPU RI, Kenapa Harus Tema Itu? | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

PMII JATIM: KPU RI, Kenapa Harus Tema Itu?

PMII NEWS Online
31 Maret 2019
Foto: Dok. Live Streaming Youtube Net TV

PMII NEWS Online - Nonton bareng debat putaran keempat Pilpres 2019 di Bober Cafee, Jl. Jemursari Surabaya, Sabtu (30/03/2019). Tema debat kali ini adalah ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan dan hubungan internasional.

Acara nonton bareng debat capres keempat turut hadir pula teman-teman dari PMII, GMNI, HMI dan Pemuda Pancasila.

Abdul Ghoni Ketua PKC PMII JATIM (Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Jawa Timur) dalam gelaran debat keempat oleh KPU RI sangat mengecewakan di dua tema debat, Ideologi serta pertahanan dan keamanan.

"KPU gagal paham dengan pertanyaan yang sudah dibuat oleh para panelis. Ketidaktepatan pertanyaan tema tentang ideologi, seolah-olah ideologi Pancasila dipertarungkan dengan Khilafah. Dalam titik inilah membuat oposisi biner yang dampaknya memecah belah di masyarakat," paparnya.

Setelah mempertempurkan ideologi pancasila dan khilafah masih berlanjut pada tema pertahanan dan keamanan yang sifatnya rahasia.

"Membuka rahasia keamanan negara mengenai garis teritorial pertahanan, justru bagi saya akan mengancam pertahanan bangsa. Saya mempertanyakan kepada KPU RI, Kenapa harus tema itu?," jelas pemuda asal Madura tersebut.

Ketidaktepatan tema ideologi dalam debat ini, tema yang diusung KPU RI menimbulkan isu capres "khilafah vs Pancasila". Sedari awal, semua paslon ini merupakan tidak ada yang anti pancasila.

"KPU RI harus bertanggung jawab atas asumsi yang muncul di tengah masyarakat. Kita harus tunjukkan integritas yang tinggi dalam pemilu ini," tegas Abdul Ghoni.

Pewarta : Editor :
Kaderizen AamNh7