Dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur, PMII JATIM Optimis Berikan Perubahan | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

Dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur, PMII JATIM Optimis Berikan Perubahan

PMII News Online
15 Februari 2019
Foto: Sahabat Abdul Ghoni Ketua PMII JATIM yang akan dilantik pada 21 Februari 2019 nanti
PMII NEWS Online, Jawa Timur - PKC PMII JATIM (Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Jawa Timur) mengucapkan Selamat dan Sukses atas pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Dra Khofifah Indar Parawansah dan Emil Elistianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang dilantik langsung oleh Presiden Jokowi di Istana Negara. Rabu, (13-2019).

Ketua PKC PMII JATIM sahabat Abdul Ghoni meyakini kedua-duanya sangat bisa memberikan kemajuan di Jawa Timur.

"Kami yakin beliau berdua sangat bisa memberikan kemajuan kepada Jawa Timur. Terlebih mengurangi angka kemiskinan di Jawa Timur," ungkap Abdul Ghoni yang akan dilantik pada 21 Februari 2019 sebagai Ketua PMII Jawa Timur.

Ghoni juga mengungkapkan pengalaman ibu Khofifah selama perjalanan beliau sebagai aktivis perempuan.

"Melihat pengalaman bu khofifah selama ini, beliau seorang aktivis, sangat paham betul persoalan dari akar rumput," ungkap Abdul Ghoni Ketua PMII JATIM kelahiran Sampang tersebut.

Sedangkan dari pengalaman ibu Khofifah saat menjabat di pemerintah, beliau juga pernah menjadi Wakil Ketua DPR RI tahun 1999, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Indonesia saat Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan juga Menteri Sosial di era Presiden Jokowi.

"Yang kedua kelebihan dan pengalaman beliau di pejabat pemerintahan sudah jelas tidak diragukan lagi sehingga masyarakat di bawah sangat merasakan betul program Ibu Khofifah," tambahnya.

Abdul Ghoni pun dengan tegas menyatakan PMII akan tetap pada porosnya sebagai mitra kritis kepada pemerintahan, mengapresiasi yang baik dan mengoreksi hal-hal yang merugikan masyarakat.

"PMII akan tetap menjadi mitra kritis pemerintahan, mengapresiasi baik atas kinerjanya yang positif dan mengoreksi kiranya merugikan masyarakat," tutupnya.
Pewarta : Editor :
Kaderizen AamNh7