PMII JATIM Dan FNKSDA Jember Segera Lengkapi Berkas Pelaporan Kepala ESDM JATIM | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

PMII JATIM Dan FNKSDA Jember Segera Lengkapi Berkas Pelaporan Kepala ESDM JATIM

PMII News Online
07 Januari 2019
PMII NEWS Online, Jawa Timur - Kelanjutan dari kasus pernyataan Setiajit pada wawancara dengan media petisi.co pada tanggal 11 desember 2018 yang ditenggarai mengandung konten ujaran kebencian pada aksi demonstrasi tolak tambang ribuan masyrakat silo kini memasuki babak baru.

Pernyataan setiajit tersebut akan diperkarakan secara hukum oleh PKC PMII JATIM (Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Jawa Timur) dan FNKSDA Jember. 

Siang ini Bahiruddin perwakilan Tim Hukum PMII Jawa Timur dan Adil Satria Putra selaku koordinator FNKSDA Jember mendatangi kantor Kepolisian Daerah Jawa Timur (POLDA JATIM) guna menyerahkan berkas pelaporan beserta transkrip pernyataan lengkap setiajit. 

"Betul, kami sedang melakukan pelaporan terhadap bapak Setiajit selaku kepala ESDM Jatim atas pernyataannya pada Desember lalu. Dia mengatakan aksi demontrasi ribuan masyarakat silo digerakkan oleh mafia tambang, ini sangat berbahaya dan fitnah serius dari sorang pejabat negara pada masyarakatnya," ucap Bahiruddin yang kami temui di depan ruang cyber kriminal POLDA JATIM.

Secara bersamaan Adil Satria Putra mengatakan ada beberapa tuduhan serius yang terkandung dalam wawancara Setiajit tersebut.

"Pertama Setiajit melempar opini bahwa masyarakat silo itu melindungi tambang ilegal padahal fakta lapangan segenap masyarakat silo gencar melakukan pengusiran dan ronda malam guna menjaga lingkungannya dari mafia tambang liar yang dulu sempat  berdatangan dari luar Jawa. Kedua Setiajit menyebut angka ratusan tambang ilegal berjalan di Jember seolah-olah seluruh pemerintah Jember abai dalam mengelola dan menjaga sumberdaya alamnya sendiri,  nah ini tuduhan serius kalau berani Setiajit harus menyebutkan secara rijid dimana saja ratusan titik tambang ilegal Jember yang beroperasi itu, kalau tidak dia harus berurusan dengan pemkab Jember selalu pihak yang dituduh tidak becus mengelola kekayaan SDA," tegasnya.

Diakhir percakapan Adil menambahkan pejabat bernama Setiajit ini ingin membangun narasi tambang ilegal dan legal seperti yang dilakukan oleh PT. BSI di Tumpang Pitu, Banyuwangi. Untuk memecah konsentrasi masyarakat dan endingnya izin eksploitasi turun dari pemerintah pusat. 

"Saya titip salam kepada bapak Setiajit,  jangan adu domba masyarakat silo dengan pemerintah kabupaten Jember yang sudah kompak tolak tambang dalam bentuk apapun, baik legal maupun ilegal karena dampaknya sama-sama merusak masa depan lingkungan kita," tambah Adil.

PMII Jawa Timur dan FNKSDA jember telah melakukan laporan resmi kepada ditkrimsus dan tim cyber kriminal POLDA JATIM.

NAMUN ada beberapa berkas yang harus dilengkapi sebelum proses berlanjut pada pemanggilan Setiajit kepala ESDM Jawa Timur selaku pihak terlapor. 

"Insyallah dalam dua hari ini kami akan kami lengkapi berkas agar pihak POLDA JATIM dapat memanggil setiajit," tutup Bahiruddin kepada awak PMII NEWS Online.

Pewarta : Editor :
Anwar Muhammad AamNh7