PKC PMII KALBAR Meminta Pemprov Transparansi Terkait Defisit Anggaran | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

PKC PMII KALBAR Meminta Pemprov Transparansi Terkait Defisit Anggaran

PMII News Online
31 Juli 2018

PMII NEWS Online - Sangat di sayangkan Pemprov Kalbar yang memperoleh WTP 5 kali berturut-turut pada tahun 2017, malah baru pertengahan semester di tahun 2018 APBD Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (PEMPROV KALBAR) malah terancam defisit.

Semua kalangan banyak mempertanyakan, tidak terkecuali Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Kalbar, Sahabat Bahtiar selaku Biro Hukum dan Kajian Publik menyampaikan, kami telah membaca di media penjelasan Pj. Gubernur Kalbar terkait APBD yang berpotensi defisit, salah satunya karena pembagian THR kepada SKPD.

Namun perlu dipertanyakan secara mendalam terkait pengelolaan keuangan daerah tersebut, semestinya antara pagu belanja dengan pengeluaran sudah bisa di prediksi dari awal dan bahkan biasanya ada anggaran cadangan, ini malah potensi defisit. Selasa (31 Juli 2018)

Kalau tadi dikatakan bagaimana pengelolaan anggaran harusnya dari awal perencanaan sudah matang, apa yang ingin kita bangun sesuaikan anggaran yang kita miliki, kita kerja sama dengan DPRD,

"Saya kira kalau terjadi tak akan ada masalah kalau kita mau anggaran yang ada betul tepat sasaran dan pembangunan disesuaikan dengan yang direncanakan," ungkapnya.


Bahtiar juga meminta kepada BPK RI untuk turun langsung dan memeriksa terkait kondisi yang terjadi di PEMPROV KALBAR sekarang ini. Ia juga menegaskan jika kasus ini belum clear, kami tidak segan-segan untuk turun ke jalan menyampaikan aspirasi masyarakat dan mempertanyakan secara langsung kepada PEMPROV

Pewarta : Editor :
Rofik
Biro Pres PKC PMII Kalbar
Herwiningsih