Realitas Politik di Indonesia | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

Realitas Politik di Indonesia

PMII NEWS Online
04 Mei 2018
Bagaimana keadaan Politik di Indonesia?
Kita semua tahu, bahwa politik adalah Kebijakan yang diambil oleh pemerintah untuk mencapai tujuan bersama. Apa tujuan politik itu? Tujuan politik didalam Buku Dasar-Dasar Ilmu Politik karangan Prof. Miriam Budiardjo adalah The good life. Artinya, Politik mempunyai tujuan untuk menggapai kehidupan yang baik bagi setiap individu. Tentu, melihat tujuan politik yang disebutkan itu membuat kita merasa bangga dan terjamin untuk hidup layak dan bahagia. Tapi benarkah aktualisasi nya demikian?

Kalau boleh penulis katakan, politik Indonesia saat ini telah bergeser makna dan tujuannya. Politik bukan lagi bicara tentang Kebenaran, tapi Kepentingan. Politik itu bukan lagi soal siapa "menghasilkan" apa,  tapi soal siapa "mendapatkan" apa. Itu yang menyebabkan banyak bermunculan adagium politik yang begitu populer di telinga kita "Tiada kawan atau lawan yang abadi, yang ada hanyalah kepentingan abadi". Miris bukan? Ya, kini semboyan politik 'dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat' hanya sekedar semboyan.

Penulis ingin mengkritisi ketika masa kepemimpinan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, kepemimpinannya dimulai sejak 2004-2009 dan 2009-2014, bukan kah itu waktu yang cukup lama untuk menunjang program yang pernah dijanjikannya agar terealisasi? Namun nyatanya, dijelaskan oleh Jaringan Suara Indonesia (JSI), SBY belum memenuhi janjinya untuk Peningkatan Pertahanan dan Keamanan.

Janji lain yang tak terealisasi adalah Menjaga kelangsungan demokrasi dan penghormatan hak asasi manusia, reformasi birokrasi dengan pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pun tak terealisasi, mengurangi jumlah penduduk miskin dan mengurangi jumlah pengangguran, janji itu hanya sekedar janji. Masih banyak lagi, pemimpin-pemimpin yang sudah meninggalkan bahkan mungkin melupakan makna serta tujuan dari politik yang sesungguhnya. Penulis berharap, kedepannya akan hadir sosok pemimpin yang mampu menjalankan tugas-tugasnya dengan baik, mampu mendengar jeritan kepedihan rakyat dan mampu mewujudkan kehidupan yang baik bagi rakyatnya.

Penulis : Jabatan :
Annisa Budi Akhlani Biro Kaderisasi PK PMII STAI HAS