Sambut Harlah PMII Ke 58, PKC KALBAR Gelar Car Free Day Dan Deklarasi PILKADA Damai | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

Sambut Harlah PMII Ke 58, PKC KALBAR Gelar Car Free Day Dan Deklarasi PILKADA Damai

16 April 2018

PMII NEWS Online - Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pengurus Koordinator Cabang KALBAR menggelar Deklarasi PILKADA Damai dan Tolak Berita Hoax dalam rangka menyambut Harlah PMII ke-58 di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Pontianak, Minggu pagi (15/04/18).

Deklarasi Pilkada Damai yang diawali dengan Car Free Day (CFD) tersebut sedikitnya ada empat komitmen pernyataan sikap Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Kalimantan barat.

Pertama, Menjadi garda terdepan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian Kalimantan Barat. Kedua, Ikut serta mensukseskan terselenggaranya Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) serentak pada tangga 27 Juni 2018 dengan aman, damai dan kondusif.

Ketiga, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melestarikan nilai-nilai, ajaran agama, budaya dan adat istiadat sebagai kearifan lokal serta menjaga dan merawat empat pilar kebangsaan Indonesia.

Keempat, senantiasa duduk bersama dan bermusyawarah dalam menyelesaikan semua permasalahan dalam masyarakat serta bersama-sama menolak hoax dan isu SARA sebagai isu utama ketentraman dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat. Ketua PKC PMII KALBAR Mu'ammar Kadafi disela-sela aksi mengatakan tujuan utama Deklarasi PILKADA Damai tersebut adalah untuk bersama-sama mewujudkan PILKADA Damai yang senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban.
Baca Juga: Siswa Menggelar Aksi Unjuk Rasa, Lengserkan Kepala Sekolah
"Kalimantan Barat merupakan provinsi yang tercatat rawan konflik karena banyaknya keberagaman di Kalimantan Barat khususnya adat istiadat dan agama, tetapi kami PKC PMII KALBAR sangat optimis PILKADA tahun 2018 ini akan berlangsung dengan damai dan aman tanpa dipengaruhi oleh berita Hoax", ungkapnya.

"Kami juga menghimbau kepada seluruh element masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu hoax karena dapat merusak persatuan dan keberagaman yang ada di KALBAR", imbuhnya.

Pewarta : Editor :
Rika Artika Herwiningsih