Gagasan Program Pendampingan Lambaga KKK | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

Gagasan Program Pendampingan Lambaga KKK

PMII News
21 Maret 2018
PMII NEWS Online - Upaya pengembangan inovasi dalam pendampingan sebuah program memang dibutuhkan keahlian tersendiri baik itu pola tersendiri maupun duplikasi dari beberapa pendampingan yang telah dilkukan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Konsorsium Keadilan Kedamaian (KKK) sebuah lembaga yang saat ini ada beberapa gagasan program pendampingan antara lain; Pertama, pengembangan Kader wira usaha mandiri berbasis teknologi tepat guna dan atau sumber daya hayati yang ramah lingkungan bagi masyarakat, khususnya perempuan usia produktif dan pemuda.

Kedua, pendidikankewarganegaraan dan kedamaian (civic and peace education) bagi masyarakat, pemuda dan santri. Ketiga, internal dan spesifik capacity building dalam koridor visi dan misi KKK. Keempat, meningkatkan peranan dalam jejaring MADEWA (Malang Development Watch).

Sedangkan ruang lingkup kegiatan KKK 2017-2021 adalah membangun pendidikan kewarganegaraan dan kedamaian (civic and peace education) melalui; Pelatihan, seminar lokakarya, diskusi terbuka serta kegiatan lain yang berkaitan dengan upaya-upaya penguatan hak sipil warga negara, Pendampingan untuk advokasi kebijakan publik, dan pendampingan peningkatan partisipasi warga dalam berbagai program pembangunan.

Untuk penguatan ekonomi warga meliputi pendidikan dan pelatihan manajemen usaha warga, pendampingan kwirausahaan mandiri bagi warga serta fasilitas dan konsultasi manajemen usaha warga. Ada beberapa kajian, penelitian dan pengembangan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan proses pencapaian cita-cita tata kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang sejahtera, demokratis dan berkeadilan, serta peduli terhadap kelestarian sumber daya alam dan lingkungan.
Hal melandasi dari gagasan di atas yaitu kekhawatiran adanya anarkisme yang menguat dan menghalalkan kekerasan dalam setiap uapaya penyelesaian masalah-masalah sosial, masyarakat semakin terbodohkan dan terasing dari pencerahan atas prinsip-prinsip dan praktek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang cerdas, demokratis, jujur, santun dan berkeadlian dan masyarakat menjadi lupa terhadap substansi agenda pembangunan nasional yakni cita-cita kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang sejahtera, demokratis dan berkeadilan.
Pewarta : Tim KKK