Ance Selian Curhat Masa Lalu saat Menghadiri Pengkaderan PMII | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

Ance Selian Curhat Masa Lalu saat Menghadiri Pengkaderan PMII

PMII News
11 Maret 2018
PMII NEWS Online - Pengkaderan PMII di Kabupaten Asahan diikuti puluhan mahasiswa membuat Ance terpanggil. Ance Selian langsung menuju ke Universitas Asahan di mana tempat pengkaderan dilaksanakan, Minggu (11/3/2018) dini hari.

Dalam kunjungan Ance saat acara pengkaderan, ia menceritakan bagaimana masa-masa saat dirinya mengikuti proses pertama kali menjadi anggota PMII.

Ance Selian mengatakan, mengenang sejarah di masa lalu, meski tidak sepenuh mengingat masa dulu, tapi melihat kondisi di sini, ada beberapa hal yang teringat sewaktu dikader.

"Saya juga masih aktif mengurus PMII pusat sebagai jabatan wakil sekretaris.
Ini adalah mengenang sewaktu saya ikut pengkaderan PMII. Rencana mau ke Labuhanbatu Selatan, tapi tadi singgah ke rumah teman-teman. Jadi tadi saya dengar ada kegiatan PMII, jadi saya minta izin, Alhamdulillah diberikan," ujarnya saat memberi sambutan.

Pengkaderan PMII dilaksanakan di Aula II Universitas Asahan.

Ance menceritakan pengalamannya sewaktu merantau ke Medan. Niat bukan hanya sekedar kuliah datang ke Medan, tapi untuk menyambung hidup. Karena orang tuanya adalah seorang petani dan pensiunan TNI.

"Jadi sewaktu mencoba ujian tes masuk di UINSU, Alhamdulillah lulus, saya menangis, dan dimulai dari semester awal, dan di situlah mulai mengenal PMII. Saya diajak bergabung dengan PMI, beberapa proses dilalui, mulai dari pengkaderan, di mana sempat terjadi pemberontak dalam diri saya sewaktu pengkaderan, cuman ada instruktur saya bilang jangan menilai yang terjadi sekarang tapi lihat ke depannya. Dengan PMII saya punya kawan, semakin kuat cita-cita saya. Jadi apa yang paling tidak enak sama kamu malam ini adalah inilah yang paling bagus," tambahnya.

Ance Selian, terus memberikan motivasi bagi kader-kader baru PMII untuk terus bersemangat memperjuangkan PMII.

"Saya bercerita dengan pengurus PMII, Ahmad Riduan Hasibuan yang juga inisiator sorban, kamu Riduan, PMII bagi mu hanya nutrisi, dan Energi, andai saja tidak ada PMII kamu tetap bisa hidup apalagi prestasi yang kamu dapat tanpa PMII pasti bisa, meski lemas. Tapi bagi saya PMII adalah jantung, tanpa PMII saya serasa mati. Karena saya tidak bisa hidup tanpa PMII apa yang saya dapat ini juga atas PMII," kata Ance, sembari menutup sambutan.

Ance Selian memberi kesempatan untuk berdiskusi dengan para kader. Saat diskusi Ance menantang kader-kader baru yang mana setiap kader harus mampu membawa lima orang untuk pengkaderan mendatang.

Ance Selian mengatakan, jangan mengaku PMII kalau tidak bisa menawarkan teman untuk pengkaderan.

"Saya siap menanggung biaya, saya siap menjadi panitia, ikut terutama serta. Apakah kalian sanggup menerima tantangan saya," ujarnya sembari beri semangat.

Sumber : medan.tribunnews.com