PMII KKR Tour Religi, Ketum: Makam Kesultanan Sangat Sulit Dijangkau | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

PMII KKR Tour Religi, Ketum: Makam Kesultanan Sangat Sulit Dijangkau

13 November 2017
PMII NEWS Online - Ziarah merupakan salah satu amaliyah kaum Nahdliyin yang harus dijaga dan tidak boleh dilupakan, oleh sebab itu dalam Momentum Hari Pahlawan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Indonesia Kabupaten Kubu Raya (PC PMII KKR) menyelenggarakan Ziarah Mahasiswa dan Diskusi Kepahlawanan dengan tema "Melalui Zikir dan Berfikir kita Kenang Jasa para  Pahlawan" di Desa Sungai Asam dan Desa Kali Bandung, Sabtu (11/11/17).

Menurut Ketua umum (ketum) PC PMII KKR, pihaknya telah merencanakan ziarah tersebut ke makam-makam kesultanan yang ada di Kubu Raya akan tetapi akses jalan menuju ke sejumlah makam sangatlah sulit sehingga pihaknya hanya bisa ziarah di dua makam saja.

"Kami sudah merencanakan ziarah ke makam-makam kesultanan yang ada di Kubu Raya, namun keterbatasan akses menuju ke semua makam kesultanan yang ada di Kubu Raya, para rombongan akhirnya sampai dua makam saja yaitu makam sultan Manggis dan sultan Ali di Desa Sungai Asam dan sultan Mursyid di Desa Kali Bandung", ungkapnya.

Ia juga sangat menyayangkan tempat bersejarah para Pahlawan yang mereka kunjungi tidak mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah Kabupaten Kubu Raya.

"Kami sangat bersyukur bisa sampai pada dua Makam tersebut, tapi sangat disayangkan tempat yang bersejarah ini belum dapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Kubu Raya, melihat kondisi dermaga beserta jalan menuju makam sangat sulit dijangkau, padahal hampir setiap hari masyarakat Kubu Raya ziarah ke makam tersebut, apalagi Hari Raya bisa sampai ngantri”, sambungnya.

“Ini merupakan tugas pemda Kabupaten Kubu Raya agar tempat-tempat bersejarah yang ada di Kubu Raya tetap terjaga dan sekaligus dijadikan tempat wisata serta ciri khas Kabupaten Kubu Raya", tutup Farianto.

Usai melaksanakan ziarah, Pengurus Cabang PMII KKR melanjutkan dengan Diskusi dan membersihkan makam tersebut dengan peralatan kebersihan seadanya.

Pewarta : Editor :
Rika Artika Herwiningsih