Upaya Tertib Administrasi, KOPRI Kota Pontianak Gelar Kajian Khusus | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

Upaya Tertib Administrasi, KOPRI Kota Pontianak Gelar Kajian Khusus

PMII News
22 Oktober 2017
PMII NEWS Online - Peran administrasi disebuah organisasi merupakan salah satu faktor  yang sangat mempengaruhi keberhasilan dan eksistensi dari aktifitas sebuah organisasi dalam mencapai tujuan. Kesadaran untuk mencapai tujuan tersebut dikembangkan melalui Pedoman Penyelenggaraan Tertib Administrasi (PPTA) yang dikemas melalui Kajian rutin oleh Korps PMII Putri (KOPRI) Cabang kota Pontianak yang bertempat Jalan Paralel di SMP Al-Ma'arif Pontianak. Sabtu, (21/10/2017).

Pasalnya kajian tersebut merupakan kajian rutin yang dilaksanakan oleh Pengurus Kopri kota Pontianak yang konsisten dilakukan setiap dua minggu sekali. Kajian yang diikuti oleh puluhan kader putri tersebut terdiri dari tingkat Komisariat dan Rayon se-kota Pontianak, menghadirkan pemateri yang merupakan ketua I PMII Cabang Kota Pontianak sahabat Muhammad Hasani Mubarok.

Ia memaparkan, secara hukum di PMII mengacu pada 2 (dua) landasan yaitu Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Peraturan Organisasi (PO). Kedua landasan itu selalu menjadi tolak ukur kader PMII karena mengandung aturan yang tidak dapat dibantah oleh siapapun.

Menurutnya sistem administrasi secara umum yaitu untuk menjaga keutuhan organisasi, namun ada tujuan khusus, yang pertama untuk mempermudah upaya pengembangan, pemantauan, pembinaan pelaksanaan administrasi disemua tingkat organisasi, kedua menyelenggarakan pola sistem keorganisasian pada bidang kesekretariatan disemua tingkat organisasi, dan yang terakhir menegakkan wibawa dan disiplin organisasi serta menumbuhkan kesatuan semangat organisasi dikalangan anggota.

Ia juga menegaskan seberapa penting tata tertib administrasi disebuah organisasi. "Jika disebuah organisasi administrasi diabaikan, maka organisasi itu akan Rapuh", dalam artian administrasi adalah sesuatu yang mutlak didalam organisasi, jika tidak ada tata tertib administrasi maka segala kegiatan akan tumpang tindih.
Sebaliknya jika administrasi keseluruhan sudah lengkap atau baik, maka organisasi itu secara administrasi bisa dikatakan telah kokoh dan layak menjadi organisasi yang berkualitas.

Tak hanya menjelaskan pentingnya tata tertib administrasi, Sahabat Hasani juga menjelaskan tolak ukur organisatoris.

"Ukuran seseorang bisa dikatakan organisatoris itu ketika sudah mampu menterjemahkan administrasi di dalam suatu organisasi dan tidak dikatakan organisasi jika tidak ada sistem administrasi di dalamnya", imbuhnya.

Ketua Kopri kota Pontianak Sahabat Desi Rodiyah yang juga hadir dalam Kajian tersebut menyampaikan, "Kegiatan PPTA di organisasi merupakan hal yang sangat positif, mengingat kegiatan ini sangat jarang dilakukan khusus nya ditubuh KOPRI sendiri. kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan semua kader PMII dalam hal ini kesektariatan dan administrasi  keorganisasian di tubuh KOPRI itu sendiri".

Penulis: Sahabat Rika Artika (Nitizen Warta Pergerakan)