Refleksi Kesaktian Pancasila Dan Doa Bersama Memperingati Haul Mahbub Djunaidi | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

Refleksi Kesaktian Pancasila Dan Doa Bersama Memperingati Haul Mahbub Djunaidi

PMII News
02 Oktober 2017
PMII NEWS Online - Keluarga Besar Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sunan Drajat Lamongan mengadakan Refleksi Hari Kesaktian Pancasila dan Doa bersama serta memperingati Haul Mahbub Djunaidi bertempat di halaman kampus Institut Pesantren Sunan Drajat ( INSUD ), Dalam acara tersebut diikuti seluruh kader serta anggota PMII komisariat Sunan Drajat Lamongan.
Dengan suasana perkuliahan acara pun berlangsung dan Doa Bersama dilanjut menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars PMII. Pada kesempatan itu juga turut hadir sahabat Fahmi Fikri (Ketua Rayon Sapu Jagat masa khidmat 2014-2015) sebagai narasumber diskusi yg dimoderatori oleh sahabat Reza rafzanjani ( ketua rayon mata langit periode 2016 - 2017 )

Pada sambutan Ketua Komisariat Sunan Drajat sahabat Fadhol annasro menyampaikan bahwa pentingya refleksi hari kesaktian pancasila ini oleh karena sebagai kader PMII wajib memahami sejarah perjalanan bangsa Indonesia, lebih baik lagi jika memahami nya secara komprehensif.

Disaat diskusi narasumber sahabat Fahmi Fikri memaparkan pancasila yang hendak dirubah oleh oknum pemberontak sebelumnya. Bahwa memahami peristiwa dalam sejarah dibutuhkan pemahaman atas latar belakang peristiwa tersebut, serta dampak yang dihasilkannya sehingga mampu memahami sejarah secara komprehensif.

Selain memahami latar belakang dan dampak dari suatu peristiwa, hendaknya memahami faktor eksternal yang juga ikut serta intervensi terhadap konstelasi kehidupan bangsa Indonesia pada waktu itu. Memahaminya mancakup faktor ekonomi, politik, kepentingan elit internasional.

Selain itu dalam memperingati Haul Mahbub Djunaidi itu narasumber memaparkan bahwa cara yang dilakukan oleh Mahbub Djunaidi merupakan cara yang efektif untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah, yaitu melalui kritik yang dibumbui dengan humor yang khas. sedikit canda tawa terlihat akrab dari wajah- wajah sahabat-sahabat.

Pesan beliau di akhir diskusi yaitu bahwa PMII khususnya PMII Komisariat Sunan Drajat Lamongan tidak boleh melihat sejarah hanya pada satu sisi saja, seperti halnya dalam melihat sejarah Hari kesaktian Pancasila yang bertepatan pada tanggal 01 Oktober.

Suasana yg hikmat membuat acara semakin bermakna sehingga waktu yg harus mengakhiri diskusi itu.

Penulis: Abdul Ghofur/Ketua III Komisariat PMII SUNAN DRAJAT (Citizen Warta Pergerakan)