PMII Dan GMNI Pontianak Gelar Pesantren Kilat Di Lapas Anak | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

PMII Dan GMNI Pontianak Gelar Pesantren Kilat Di Lapas Anak

23 September 2017
PMII NEWS Online - Momentum Ramadan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pontianak bersama dengan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Pontianak mengadakan Pesantren Kilat (SANLAT) sekaligus buka puasa bersama dengan tema "Membangun karakter berbasis Rohani" bersama para warga binaan LPKA Pontianak, Jalan Adi Sucipto Pontianak. (05-10/06/17).
Foto: Dok. Kegiatan SANLAT
Lapas merupakan tempat untuk melakukan pembinaan narapidana, sudah sepantasnya pemerintah mengambil sikap guna untuk memperbaiki Narapidana agar keluar dari perbuatan yang salah dengan cara dibina dan dididik.

Hukuman bukan hal terburuk yang dilakukan oleh pemerintah atas sebuah kesalahan, hal itu berguna untuk menyadarkan atas apa yang mereka lakukan.

Menurut ketua Cabang PMII Kota Pontianak Sahabat Mussolli LAPAS merupakan tempat yang sangat tepat dilaksanakannya Pesantren Kilat.

"Kegiatan pesantren Kilat ini sangat positif dan Alhamdulillah sangat disambut baik oleh LPKA dan  anak-anak disini merespon dan berharap kedepan bisa berubah diri menjadi lebih baik, berbakti ke pada orang tua serta bisa melanjutkan pendidikannya", imbuhnya.

Mussoli menambahkan dalam pernyataannya bahwasannya dengan melaksanakan kegiatan denan tujuan untuk mentransfer atau membagi ilmu pengetahuan dasar-dasar ilmu keagamaan.

"Kami melakukan SANLAT disini karena menurut kami adalah tempat yang tepat dilaksanakannya kegiatan ini dengan tujuan memberikan pengetahuan dasar ilmu agama karna wajib hukumnya bagi setiap individu muslim untuk mempelajari dan mengetahui ilmu agama dasar, karena tanpa pengetahuan agama yang benar, maka segala ibadah dan perilaku non-ibadah kita rawan kesalahan.

Pesantren Kilat di Lapas Anak ini baru pertama di laksanakan oleh PMII dan GMNI Kota Pontianak dan saya harap akan berkelanjutan kedepannya agar nanti ketika mereka keluar harapan kita bersama mereka bisa menjadi pribadi yang lebih baik", tambah Mussolli.

Sementara, Ketua DPC (Dewan Pengurus Cabang) GMNI Kota Pontianak Rhival Aqma Ryanda mengatakan, "Saya menyambut baik dengan pesantren kilat ini sebab bisa menemukan ruang-ruang komunikasi dan di satu sisi mengetahui secara mendasar apa saja yang di butuhkan dalam konteks pengetahuan baik itu pembelajaran formal dan non-formal", kata Rhival melalui pesan WhatsApp nya.

Dirinya juga berharap kepada anak-anak di LAPAS pasca terbebas nanti mereka bisa melanjutkan pendidikan kembali.

Penulis: NItizen/Rika Artika