PMII Bojonegoro Dan Pemuda Gereja Laksanakan Dialog Kepemudaan dan Buka Puasa Bersama Di Gereja Katolik Indonesia | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

PMII Bojonegoro Dan Pemuda Gereja Laksanakan Dialog Kepemudaan dan Buka Puasa Bersama Di Gereja Katolik Indonesia

23 September 2017
PMII NEWS Online - Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bojonegoro bersama Pemuda Gereja BAMAG Bojonegoro menggelar Dialog Kepemudaan dan Buka Puasa Bersama (Buber) di Gereja Katolik Indonesia (GKI) Bojonegoro. Tampak ratusan pemuda pemudi di Bojonegoro hadir dan antusias untuk mengikuti dialog yang bertemakan Merajut Kebhinekaan Lintas Organ dan Iman untuk NKRI. Selasa (20/06/2017).
Foto: Dok. Kegiatan Buka Bersama Di Gereja Katolik Indonesia
Hadir dalam dialog kepemudaan sebagai Narasumber, Ketua KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Bojonegoro Anam Warsito, Ketua Karang Taruna Bojonegoro Dony Bayu Setiawan dan Pembina Pemuda Gereja BAMAG Pendeta Iwan Sukmana. Hadir pula dalam acara tersebut dari berbagai komponen pemuda, misalkan GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasionalisme Indonesia), HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), Gusdurian, IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama), Karang Taruna, Pemuda-pemudi Gereja dan KNPI Bojonegoro.

Selanjutnya Ahmad Syahid, selaku Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) PMII Bojonegoro, menyampaikan bahwa agenda dialog kepemudaan lintas organ dan iman ini dilaksanakan di Gereja Katolik Indonesia (GKI) Bojonegoro, agar kita bersatu padu dalam bingkai Nasionalisme tanpa melihat agama, suku, budaya dan ras. "Kita minum dari air Indonesia, Kita makan dari pangan Indonesia, darah yang mengalirpun darah nenek moyang Indonesia, bahkan kita matipun akan disemayamkan di tanah Indonesia. Sehingga kita memiliki satu kesamaan untuk NKRI ini. Oleh karenanya harus kita jaga toleransi, persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa Indonesia", ujarnya.

Ketua Pemuda Gereja, Lanang, menyampaikan bahwa pemuda memiliki peranan yang penting untuk menjaga keragaman. "Pemuda harus pro aktif menyuarakan Nasionalisme dan persatuan sesama bangsa Indonesia, dan ini wujud kecil bingkai pemersatu diantara kita", ujar dalam sambutanya.

Pendeta Iwan Sukmana, berharap komponen pemuda yang hari ini berkumpul menjalin silaturahim dan menjaga persatuan untuk berkontribusi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Perbedaan adalah karunia Tuhan sepanjang masa, yang dilarang Tuhan bukan perbedaan melainkan perpecahan", pungkasnya dalam dialog kepemudaan yang diprakasai oleh PMII dan Pemuda Gereja Bojonegoro.

Penulis: Netizen