Perang Cyber antara Public Netizen  Vs Santri MBlogger | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

Perang Cyber antara Public Netizen  Vs Santri MBlogger

23 September 2017
PMII NEWS Online - Sudah bisa ditebak sahabat, bahwa akan terjadi suatu peperangan pena cyber antara public netizen dengan santri mblogger. Mengapa demikian? ada beberapa alasan yang membidani lahirnya peristiwa dahsyat ini.
Oleh: Syifau Romli
Akan ada satu waktu dimana para hacker yang kerap kali membuat gaduh, kekacauan dan kerugian, akan bertekuk lutut kepada para cracker dari kubu santri mblogger dengan jurus sarung saktinya yang mematikan. Menggagalkan setiap aksi kejahatan yang bersumber dari tangan-tangan manusia yang tak memanusiakan manusia.

Jadi kita tak perlu terlalu membangunkan bulu roma untuk mencemaskan, bahkan membingungkan akan kebenaran prediksi ini. Sebab itu, perlu sekali kiranya membedah lebih luas perihal agenda peristiwa  peperangan cyber antara public netizen dengan santri mblogger yang akan datang ini. Agar lebih masuk dalam akal fikiran dan tak membuat kita lebih bingung.

Begini sahabat, mengapa penulis berani memprediksikan akan adanya peristiwa gempar yang akan datang seperti yang diprediksi di atas? sebab:

1. User dunia internet yang berstatus santri saat ini semakin melambung tinggi.

Mereka berstatus santri. Sekalipun bukan lagi berstatus santri, setidaknya mereka sudah pernah nyantri. Bahasa sampingnya "Alumni" yang tersebar dari berbagai lembaga pondok pesantren salafi maupun modern. Pesatnya perkembangan zaman tak lantas menyurutkan semangat kaum bersarung ini untuk selalu mengejarnya.

Beberapa media sosial dari berbagai merek sudah tak lagi asing di mata santri. Mulai dari Facebook, Twitter, Google+, Instagram dan lain sebagainya. Tak jarang pula dari para usernya sangat piawai dalam mengutak-atik sampai ke usus paru-parunya.

Mendengar kata You Tube tak lagi membuat kaum bersarung itu hanya bengong alias plonga-plongoh lagi. Bagaimana tidak, di balik layar panggung ternyata video yang mereka upload ke situs besar itu sudah mendapatkan ratusan, ribuan, bahkan jutaan like, subscribe, dan juga viewer tanpa kita duga sebelumnya. Dengan begitu, titik kesimpulan yang bisa kita ambil adalah bahwa yang namanya santri tak lagi gagap teknologi sebagaimana pendapat orang-orang awam di luar mereka.

2. Maraknya pelatihan dunia maya di kalangan santri.

Pelatihan dunia maya bagi mereka umumnya bukan hanya sebatas mengetahui dasarnya saja. Akan tetapi menuju jenjang pengembangan, pendalaman dan pemantapan. Semisal saya contohkan: Seminar jurnalistik, santri blogger, youtuber, cyber sekaligus utak atik kode rahasianya.

Memang tujuan awal dari pelatihan itu untuk mengembangan keterampilan santri tak hanya sebatas mengarungi lautan garis hitam kitab kuning saja. Melainkan juga terampil dan inovasi mengikuti arus perekembangan zaman modern tanpa harus terbawa arusnya.

Demikian hal ini kemudian ditanam dan dipupuk sehingga akan menjadi suatu ranjau bom yang sewaktu-waktu akan meledak di dunia maya menandingi para penggiat dunia cyber. Tentunya hal ini bisa dibayangkan juga dengan melihat kondisi sekitar kita saja. Dimana banyak sekali para santri yang terus mengakarkan kepiawaiannya dalam bermain code.

Dan di masa yang akan datang, tentunya akan bisa ditebak bahwa para netizen dari kaum bersarung ini akan mampu bertanding dan bersaing dengan para hacker yang sellalu membawa keresahan dengan ilmu yang mereka dapatkan.

3. Ulah para hacker dalam meresahkan umat

Tentunya sudah kita ketahui, bahwa acap kali terjadi pembobolan, penipuan bank dari sebuah alamat tersembunyi yang digunakan oleh penggunanya untuk menguras uang sebanyak-banyaknya. Ada istilah lain selain hacker dan cracker. yaitu physing.

Lantas apakan nahi munkar hanya akan dilakukan umat islam terkhusus santri hanya dalam jangkauan dunia nyata saja? sedang para pencurinya bergerak melalui kode ke kode yang lain dengan hanya duduk manis di atas kursi hangat.


Tentunya kejahatan-kejahatan yang mereka buat akan bisa dihentikan dengan cara yang sama juga. Memblok setiap kesempatan dan akses yang dilakukan para hacker. Dan hal inilah yang saat ini mulai dikembangkan oleh para santri dari kubu santri mblogger.

Bagaimanakah kisah pertempurannya?
Mari kita nanti dan geluti bersama!

*Pengurus Rayon "Liberalis" Averrous Komisariat Al-Qolam Malang.