Kongres Mahasiswa Dibubarkan, Para Demonstran Tuntut Kejelasan MPM | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

Kongres Mahasiswa Dibubarkan, Para Demonstran Tuntut Kejelasan MPM

23 September 2017
PMII NEWS Online - Kongres Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri di Aula Kampus dibubarkan oleh para pendemo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Suara Mahasiswa, Rabu (24/05/2017). Pembubaran ini lantaran kongres yang digelar oleh Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) dinilai tidak jelas.
Foto: Para demonstran menyampaikan aspirasinya
Ketidak jelasan itu disampaikan oleh koordinator lapangan Hendro Sulistio, tidak adanya panitia yang jelas dalam pelaksanaan kongres. Hal ini ia menilai dari tidak adanya nama ketua panitia yang tertera dalam undangan kongres. Padahal, menurut Sulistio, pada kop surat tertulis jelas panitia kongres.

Kemudian, jika kongres tersebut merupakan kongres Keluarga Besar Mahasiswa (KBM), maka “Semua organisasi intra kampus juga harus Re(organisasi),” ungkap mahasiswa prodi PAI semester VI.

Selain itu, dirinya menyebutkan peyebaran draft yang mendadak saat kongres telah menyalahi mekanisme. “Draft seharusnya mengacu pada draft tahun kemarin. Jika kongres menyalahi mekanisme, maka hasilnya cacat,” tambahnya usai audiensi dengan rektor dan perwakilan MPM.

tuntutan Aliansi Suara Mahasiswa, gabungan dari fakultas Tarbiyah, Fakultas Syariah dan Fakultas Adab yang diajukan adalah:

  1. Memperjelas undangan yang sangat memanipulatif pemahaman mahasiswa.
  2. Memperjelas kepanitian kongres.
  3. Pembentukan kepanitian KPRM (komite pemilihan raya mahasiswa) sesuai dengan mekanisme draft tahun 2016 dan dilakukan secara demokrasi.
  4. Kejelasan acuan draft.
  5. Kejelasan mekanisme ormawa intra sesuai dengan UU Republik Indonesia pasal 12/12 perguruan tinggi tentang keorganisasian mahasiswa harus mampu bersifat adil dan transparan serta bertanggungjawab, tanpa ada unsur otritas dan intervensi apapun.
Sedangkan ketua MPM Khusnul khotimah sendiri tidak berani menemui para pendemonstran. (And)