Haul Ke 124 Al Maghfurlah Syaikh Nawawi Al Bantani di Serang, Banten Dihadiri Presiden RI Dan Ketua PBNU | PMII NEWS Online

Iklan Semua Halaman

Haul Ke 124 Al Maghfurlah Syaikh Nawawi Al Bantani di Serang, Banten Dihadiri Presiden RI Dan Ketua PBNU

23 September 2017
PMII NEWS Online - kegiatan Haul ke 124 Al Magfurllah Syaikh Nawawi yang di hadiri oleh Bpk. Presiden RI, diikuti oleh 10.000 jemaah, sebagai penanggung jawab KH. Sauki Putra pertama Kh. Makruf Amin, Jum'at (21/07/2017) bertempat di Pesantren An-Nawawi Tanar, Kab. Serang, Banten, telah berlangsung.
Foto: Panggung Utama Acara Haul Ke 124 Syaikh Nawawi Al Bantani
Hadir juga dari jajaran kabinet dan pimpinan pemerintah daerah seperti, Lukman Hakim Syarifudin (Menteri Agama), Imam Nahrawi (Menteri Pemuda dan Olah Eaga), Pratikno (Menteri Sekretaris Negara), M. Nasir (Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan), Rini Sumarno (Menteri BUMN) dan Hanif Dhakiri (Menteri tenaga kerja dan transmigrasi).

Sedangkan dari pimpinan pemerintah daerah yang hadir adalah, Wahidin Halim (Gubernur Banten), Muhammad Herindra (Pandam III/Siliwangi), Ito (Danrem 064/My), Listyo Sigit (Kapolda Banten), Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung) dan Kombes Pol Djati Wiyoto Abadhi (Kasubdit 1 BIK).

KH. Ma'ruf Amin mengapresiasi atas kehadiran Presiden RI Jokowi yang telah menyempatkan hadir ke Pondok Pesantren An Nawawi Tanara bahkan mengelilingi pesantren karena cintanya kepada Ulama.

"Terimakasih atas kunjungannya ke Pesantren An Nawawi Tanara. Kita bersyukur pada Presiden yang cinta pada ulama, beliau berkeliling ke pesantren-pesantren karena cintanya terhadap Ulama", jelas Ketua Syuriah PBNU. KH. Ma'ruf Amin.

Kendati demikian KH. Ma'ruf Amin yang saat ini menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerangkan adanya tokoh Indonesia terkenal di pelosok dunia yang termasuk dalam kamus besar Bahasa Arab ada dua tokoh besar di Indonesia yaitu Ir. Soekarno dan Syaikh Nawawi Al Bantani. 

"Salah satu tokoh Indonesia yang ada di kamus besar bahasa arab disana ada 2 (dua) orang yaitu Bung karno dan Syaikh Nawawi. Itulah 2 tokoh Indonesia yang terkenal di luar negeri karena perannya utk bangsa Indonesia", tambah KH. Ma'ruf Amin.

"Untuk mengenang beliau kami memonumenkan dengan membentuk pesantren An Nawawi Al Bantani dan kemudian terdapat pendidikan tinggi al fikih yang merupakan satu-satunya di Indonesia. Diharapkan para Santri Ponpes dapat mencontoh Syek Nawawi", sambungnya.

Presiden Jokowi pun memang mengakui cintanya kepada Ulama Indonesia yang sebagaimana ia katakan dalam sambutannya.

"Banyak kegiatan yang akan saya lakukan kedepan, saya sempatkan datang kesini karena cintanya saya kepada Ulama Indonesia yg telah berjuang demi Indonesia", jelasnya.

"Saya mengingatkan mengenai keberagaman negara kita yg memiliki 714 suku dan 17 ribu pulau patut kita syukuri. Alhamdulliah ini adalah anugerah Allah SWT kepada Indonesia, waktu radja salman ke Indonesia saya bercerita tentang keanekaragaman bangsa Indonesia kepada Raja Salman", ujarnya.

Presiden Jokowi menelisik sedikit atas kekuatan Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim terbesar di dunia.

"Indonesia merupakan negara muslim terbesar di dunia. Inilah kekuatan yg kita miliki yang negara lain tidak punya. Negara besar dengan penduduk muslim 222 juta di Indonesia merupakan terbesar di dunia", pungkasnya. (Ulg)